27 Maret 2013
Tim Kurikulum SMK Negeri Pasirian
Soal UN 2013 jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK dalam satu
ruang terdiri 20 paket soal. Yang harus diperhatikan oleh peserta adalah lembar
soal dan lembar jawaban merupakan satu paket. Untuk itu, perlu pemahaman teknis
agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal.
Berikut tips sederhana yang perlu dipahamai
mengenai soal dan LJK UN 2013.
Tahap Awal
- Berdoa. Merasa sudah menguasai
materi ok. Tapi ketenangan hati sangat diperlukan, dan dari doa yang tulus
inilah akan mendapatkan kesejukan hati sehingga dengan hidayah Allah akan
mendapatkan kejernihan pikir.
- Belajar
dan belajar … ! Berusaha adalah wujud harapan dari berdoa.
- Belajar
dengan tepat. Materi belajar berpedoman pada kisi-kisi soal
kemudian cari materi di buku. Soal-soal try out yang sudah sesuai
kisi-kisi perlu dipelajari dengan cermat.
Siap Berangkat
- Minta doa restu pada ayah
dan ibu.
- Pastikan pensil, pulpen,
kartu peserta sudah masuk tas.
- Persiapkan waktu berangkat
bisa lebih awal sehingga di jalan tidak tergesa-gesa.
Tahap Mengerjakan Soal UN
- Berdoa lebih dahulu sebelum
mulai bekerja.
Tahap 1. Mengecek kelengkapan
soal
- Memastikan
bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan
terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti.
Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN
yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi
bersatu.
- Memastikan
bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan
satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satu
pun soal yang rusak atau tidak terbaca. Jika peserta menemukan soal yang
rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta
naskah soal dan LJUN yang baru. Andai peserta sudah mengerjakan
hingga nomor 20 dan menemukan soal yang rusak pada nomor 21 maka
artinya peserta harus menjawab dari nomor satu lagi. Jelas, peserta
akan mengalami kerugian waktu. Dan, akibat yang fatal adalah nilai ujian.
Jika telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN
dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, tahap berikutnya:
Tahap 2. Mengisi Identitas pada Soal
dan LJK
- Menuliskan nama dan nomor
ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan
LJUN sebelum dipisahkan.
- Memisahkan LJUN dari naskah
soal
(setelah identitas ditulis pada nasakah soal dan LJK). Langkah ini penting
untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN. Karena,
naskah soal memiliki barkode yang sama dengan LJK dalam satu paket untuk
satu peserta. Sebagai contoh,
naskah soal memiliki barkode A1 maka LJK juga memiliki barkode A1.
Peserta yang lain, memiliki naskah soal dengan barkode A2 maka LJK juga
dengan kode A2. Nah, kalau naskah soal dan LJK belum diberi identitas dan
terlepas maka andai tertukar sangat berbahaya.
Tahap 3. Melengkapi Identitas pada
LJK
- Lengkapi
isian pada LJUN secara benar.
Pastikan
identitas yang diisikansudah benar sesuai dengan kartu peserta ujian.
- Menandatangani
pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.
Tahap 4. Mengisi Daftar Hadir
- Peserta UN mengisi daftar
hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas
ruangan.
Tahap 5. Mengerjakan Soal
- Baca
soal dengan cermat untuk memahami kata kunci soal.
- Soal
yang dirasa sulit, bisa dilewati dulu. Jangan berhenti terlalu lama
dalam satu soal karena mungkin pada soal berikutnya mudah dikerjakan
sedangkan waktu tinggal sedikit karena berpikir lama pada soal sebelumnya.
- Sebelum
LJK diserahlan Pengawas, cek kembali identitas dan jawaban.
- Jika
sudah selesai mengerjakan dan waktu masih tersedia, jangan gunakan waktu dengan kegiatan yang melanggar tata tertib.
Manfatakan untuk mengecek identitas dan jawaban.
Semoga
tips sederhana ini bermanfaat!
Selamat
belajar bagi adik-adik, semoga selalu
sehat dan dirahmati Allah SWT.